Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Hisham Sharaf, Kamis (23/12/2021) seperti dikutip stasiun televisi Al Mayadeen menuturkan, "Kami bisa memukul negara-negara agresor dengan berbagai cara, dan di masa mendatang Arab Saudi akan tidak aman."
Ia menegaskan, "Negara-negara agresor berusaha menyudutkan kami dari sisi ekonomi, sebagaimana juga ingin membuat Yaman terkucil di arena internasional."
Agresi militer Saudi dan sekutu-sekutunya ke Yaman yang dimulai Maret 2015 telah menewaskan dan melukai ratusan ribu warga Yaman, dan menelantarkan empat juta orang.
Serangan militer Saudi dan sekutunya ini juga telah merusak lebih dari 85 persen infrastruktur Yaman, dan menyebabkan kelangkaan akut bahan makanan serta obat-obatan di negara ini. (HS)
342/